Pameran batu akik

Komunitas pencinta permata di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menggelar pameran batu mulia dari 8 sampai-sampai 17 Mei 2015. Meraih tempat di Gedung Usaha Mikro Kecil Menengah milik Pemerintah Kabupaten Demak, sebanyak 18 stan berdiri buat memamerkan koleksi & kerajinan permata.

“Kami meraih momentum permata. Makanya kami mengadakan pameran ini,” kata seorang panitia pameran berlian, Kunjeri, kepada Okezone di Mranggen, Demak, Jawa Tengah, jumat (8per5/2015).

pameran batu akik !!Namun, kata Kunjeri, sebenarnya kegiatan ini tidak hanya mengakomodasi pameran permata semata. Unit usaha makanan ringan tipikal daerah Demak seolah-olah keripik, minuman tradisional sari temulawak, kerupuk Duri Bandeng, & wingko ketela pula turut dipamerkan di pameran batu akik tersebut.

“Ada kerajinan lengan lain. Kami sifatnya membina,” ungkap Kunjeri menambahkan.

Menurut Kunjeri, niat awal mengadakan pameran permata di Kabupaten Demak adalah menyalakan kembali Gedung UMKM yang sudah lima tahun mati suri. “Gedung ini punya Pemda Kabupaten Demak untuk personel UMKM. Tapi selama 5 tahun kegiatan di gedung ini kurang maskimal serta dapat dikatakan vakum,” terang Kunjeri.

Dari pantauan Okezone, pameran batu akik di Gedung UMKM Kabupaten Demak berlangsung sepi. Dari 18 stan pameran yang berdiri, sekedar sebagian doang yang sudah terisi. Pengunjung yang hadir pun hanya berbilang belasan orang.

Kunjeri mengklaim sebenarnya stan-stan yang disediakan pihak panitia sudah terisi semua. “Sebetulnya sudah penuh. Hanya momentumnya sekarang hari jumat. Jadi peserta pameran belum masuk semua. Dipastikan semenjak nanti malam semua peserta demi masuk semua dan besok demi gaduh,” ungkap Kunjeri.

Agar bisa ikut pameran, pengrajin dan pengusaha permata sudah pasti merogoh kocek Rp500 ribu sampai-sampai Rp1 juta per stan. Menurut Kunjeri, harga sewa stan berbeda-beda tergantung lokasi yang ditempati. “Tergantung posisinya,” jelas Kunjeri.

Demi menarik minat pengunjung, seorang biduanita lokal berjulukan Yuni pun dikerahkan. Tugas dia ialah menyanyikan lagu dangdut di sudut Gedung UMKM yang terlebih dulu sudah disajikan satu unit organ tunggal.

“Jadi musik dangdut ini demi menjelma daya tarik. Bahwa tidak ada musik demi sepi,” ungkap Kunjeri.

Lagu-lagu dangdut pun mengalun di sela-sela pameran batu akik di Kabupaten Demak. Lagu-lagu dangdut milik Rita Sugiarto diantaranya berjudul Janji & Iklhas yang dinyanyikan Yuni mengiringi sejumlah pengunjung menghadiri pameran batu akik.

Info menarik lainnya:

  1. Batu Cincin Kecubung
  2. Batu Cincin Ruby
  3. Harga Batu Sulaiman
  4. Batu Kalimaya Banten
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s